FGD Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berdasarkan Peraturan SA Unhas, Instrumen AMI Berbasis LAM dan Proposal Pelatihan Pekerti - AA berdasarkan Juknis Dikti





Minggu, 21 Juni 2026 | Update Berita
Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Universitas Hasanuddin sukses menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung secara intensif selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 19 s.d. 21 Juni 2026. Bertempat di Hotel Aston, pertemuan strategis ini difokuskan pada tiga agenda besar, yakni Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berdasarkan Peraturan Senat Akademik (SA) Unhas, penyelarasan Instrumen Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM), serta finalisasi Proposal Pelatihan PEKERTI – AA yang mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) Dikti.
Langkah akselerasi ini diambil oleh LPMPP Unhas guna memastikan seluruh sistem penjaminan mutu di lingkungan universitas tetap adaptif, akurat, dan sejalan dengan regulasi nasional maupun internal yang paling mutakhir. Melalui diskusi terarah ini, para peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan LPMPP, tim ahli, narasumber, serta staf terkait, berhasil merumuskan draf dokumen SPMI yang sinkron dengan aturan Senat Akademik, sekaligus mematangkan instrumen evaluasi AMI agar siap menghadapi standar penilaian berbasis LAM.
Selain penguatan mutu internal dan instrumen audit, forum ini juga berhasil menyelesaikan draf proposal serta rancangan program pelatihan PEKERTI – AA. Dengan standarisasi yang disesuaikan langsung berdasarkan Juknis Dikti terbaru, program pelatihan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kompetensi pedagogik dosen secara sah dan berkualitas. Melalui hasil nyata dari FGD ini, LPMPP Unhas kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal tata kelola perguruan tinggi yang unggul, bereputasi, dan berbasis pada penjaminan mutu.