UNHAS Laksanakan Workshop Pengelolaan Perguruan Tinggi dan Program Studi Berstandar Internasional







Rabu, 3 Juli 2024 | Update Berita
Makassar, 3 Juli 2024 – UNHAS melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) laksanakan Workshop Pengelolaan Perguruan Tinggi dan Program Studi Berstandar Internasional yang diikuti oleh kurang lebih 90 peserta. Peserta workshop merupakan perwakilan dari 20 program studi yang berasal dari delapan perguruan tinggi yang diamanahkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) melalui Program Bantuan Pengembangan Program Studi Memenuhi Standar Mutu Internasional Tahun 2024.
Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting mulai pukul 10.00 WITA. Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua LPMPP Unhas, Prof. Dr. Musrizal Muin, M.Sc., yang menekankan pentingnya pengelolaan program studi dan perguruan tinggi yang berstandar internasional agar mampu bersaing di kancah global.
Dalam sambutannya, Prof. Musrizal menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian penting dari program bantuan yang berorientasi pada pencapaian rekognisi internasional melalui pemenuhan standar mutu yang telah ditetapkan. “Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama berharap agar program-program studi yang terlibat dapat memenuhi standar internasional dan meningkatkan reputasi pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global,” ungkapnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan arahan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), yang sekaligus membuka secara resmi workshop tersebut. Dalam arahannya, Prof. Ruslin menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu program studi di Indonesia, serta mengapresiasi peran aktif semua pihak yang terlibat.
“Kita harus membangun sinergi yang kuat agar setiap program studi yang diamanahkan dapat terakreditasi secara internasional dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional. Unhas siap menjadi mitra yang andal dalam mendampingi prodi-prodi ini menuju rekognisi internasional,” ujarnya.
Adapun 20 program studi yang terlibat berasal dari delapan perguruan tinggi, yaitu Universitas Bina Insani, Universitas Internasional Batam, Universitas Mercu Buana, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Negeri Padang, Universitas Presiden, Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka dan Universitas Sulawesi Barat.
Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr.-Ing. Ar. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA. IAI., sebagai narasumber dari Tim Kerja Direktorat Belmawa. Materi yang disampaikan terkait kebijakan dalam pengelolaan perguruan tinggi dan program studi berstandar internasional. Dalam pemaparannya, Prof. Ilya menekankan pentingnya standar outcome-based education dan penjaminan mutu sebagai dasar untuk mencapai rekognisi internasional.
Program ini merupakan kerjasama antara Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan Universitas Hasanuddin, yang telah memenuhi persyaratan sebagai perguruan tinggi mitra dalam membimbing program studi yang diamanahkan oleh Belmawa.
Dengan orientasi pada akreditasi internasional, program ini diharapkan dapat membantu membangun reputasi pendidikan tinggi di Indonesia yang setara dengan standar internasional.