Kegiatan ini diarahkan untuk mendampingi program studi dalam memastikan pengukuran CPL terlaksana secara konsisten sekaligus memperkuat implementasi kurikulum berbasis OBE. Ketua  LPMPP Unhas,  Prof.  Rini  Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D.,  menekankan   bahwa pengukuran CPL perlu dilakukan pada setiap semester dan tercermin dalam portofolio mata kuliah.Portofolio tersebut menjadi bagian dari bukti bahwa proses pembelajaran telah diarahkan pada capaian yang ditetapkan dalam kurikulum.“Pengukuran   CPL   juga   berkaitan   dengan   proses   penelusuran   dokumen   mutu   akademik.   Data   dandokumen tersebut diperlukan untuk melihat sejauh mana program studi telah menerapkan kurikulum berbasis OBE secara nyata,” kata Prof. Rini. Penerapan OBE perlu dapat ditunjukkan melalui sistem, proses pembelajaran, serta bukti ketercapaian pembelajaran yang terdokumentasi. 

Penerapan inilah yang perlu dilakukan oleh setiap Prodi di Unhas.Urgensi   pendampingan  semakin   kuat   karena  masih   terdapat  program   studi  yang  belum  melakukanpengukuran CPL. Karena itu, Batch II merupakan ruang untuk melakukan penelusuran, pendampingan,dan penyelarasan praktik pengukuran agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih konsisten di tingkatprogram studi.Kegiatan   ini   melibatkan   Ketua   Program   Studi   jenjang   S2,   Spesialis,   S3,   dan   Subspesialis,   sertapendamping teknis dari masing-masing program studi. Untuk mendukung pelaksanaan teknis, setiapprogram studi diminta mendaftarkan satu orang tenaga administrasi program studi sebagai pendamping.

Melalui Batch II yang diselenggarakan di Hotel Unhas pada Kamis, 27 Agustus 2026 ini, LPMPPUnhas mendorong pengukuran CPL menjadi bagian rutin dari siklus pembelajaran dan penjaminanmutu akademik. Konsistensi pengukuran dan ketersediaan portofolio pembelajarandiharapkan memperkuat bukti implementasi OBE sekaligus mendukung kesiapan dokumen mutu danakreditasi program studi